George Kuahaty: Eleganisme Politik atau Pilpers Mundur

    George Kuahaty: Eleganisme Politik atau Pilpers Mundur
    George Kuahaty: Eleganisme Politik atau Pilpers Mundur

    JAKARTA - Sudah hampir satu minggu isu mundurnya pilpres menduduki puncak pembicaraan para pimpinan dan elit partai. 

    George mengatakan bahwa argumentasi penolakan mundurnya pilpres ditentang oleh Yusril Ihza Mahendra. 

    "Sebagai Ketua Partai Bulan Bintang Yusril yang juga seorang Ahli Hukum Tata Negara mencoba menguraikan apa saja konsekuensi yang akan diterima jika Pilpres Mundur. Salah satunya adalah impeachment. Yusril dengan tegas berseberangan dengan Muhaimin Iskhandar yang pertama kali mengangkat isu tersebut, " beber Direktur Lembaga Riset dan Penelitian Indonesia (RISPENINDO) George Kuahaty, Sabtu 05 Maret 2022. 

    Direktur Lembaga Riset dan Penelitian Indonesia (RISPENINDO) George Kuahaty menilai bahwa isu mundurnya pilpres sudah menjadi masalah serius pada tingkat elit partai. Sementara, pada zona akar rumput, responnya hanya bersifat parsial. 

    "Presiden Jokowi dengan jelas menolak penambahan waktu jabatan yang tidak sesuai dengan konstitusi. Hal yang sama disampaikan oleh PDIP. Dengan kata lain wacana ini tidak mendapat sambutan dari partai lainnya, " ungkapnya

    Masih menurut George, Karena isu ini mulai mendapat resistensi, malah yang keluar adalah ide perbaikan tatacara pilpres kata George. 

    Lanjut Goerge, usulan dan kritikan atas wacana mundurnya pilpres tone nya bisa saja berbalik positif ketika itu dilihat dari sisi manfaatnya. 

    "Hal ini seperti yang disampaikan Yusril yang mengusulkan untuk menyelenggarakan pilpres seperti negara Filipina, " jelas Goerge. 

    Filipina telah menggunakan handphone ketika memilih presiden. "Inilah sisi baiknya kritik, " ungkap George lagi. 

    "Kita menunggu kritik dan ide yang membangun atas wacana politik, " harap Goerge. 

    Bagi Goerge,  lebih baik membawa isu ini pada perbaikan dan kemajuan tatacara pilpres. Wacana boleh saja tapi sebaiknya membawa pada kebaikan bersama bukan menimbulkan masalah baru. Bukankah politik itu akan berujung pada konflik dan rekonsiliasi kepentingan. 

    "Ini seperti  mata uang dengan sisi yang berbeda namun dalam satu kesatuan, " demikian Goerge mengumpamakannya.

    George lebih setuju untuk mengedepankan politik  elegan. 

    "Silahkan berwacana namun tetap dalam koridor sistem dan aturan yang disepakati bersama. Kembali pada musyawarah untuk mencapai mufakat. Elegamisme politik atau pilpers mundur?" tanya Goerge.

    #Team

    Nasional Pilpers
    Aa Ruslan Sutisna

    Aa Ruslan Sutisna

    Artikel Sebelumnya

    Presiden Jokowi Ajak Masyarakat Segera Lapor...

    Artikel Berikutnya

    Mentan Syahrul Yasin Limpo Dorong Eksportir...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Syafruddin Adi

    Afrizal

    Afrizal verified

    Postingan Bulan ini: 280

    Postingan Tahun ini: 930

    Registered: May 25, 2021

    Achmad Sarjono

    Achmad Sarjono

    Postingan Bulan ini: 272

    Postingan Tahun ini: 1275

    Registered: Nov 21, 2020

    Maskuri

    Maskuri

    Postingan Bulan ini: 146

    Postingan Tahun ini: 251

    Registered: Mar 10, 2022

    Basory Wijaya

    Basory Wijaya

    Postingan Bulan ini: 138

    Postingan Tahun ini: 407

    Registered: Oct 11, 2021

    Profle

    Narsono Son

    Bantu Stok Darah PMI, Kakanwil Kemenkumham Jateng Ajak Jajarannya Donor Darah
    CPNS 2021 Lapas Pasir Putih NK Ikuti Pelatihan Dasar melalui Aplikasi Massive Open Online Course
    Kemenkumham Jateng Ikuti Apel Pagi Bersama Pasca Idulfitri 1443H via Teleconference
    Satgas 412/Kostrad Bersinergi Wujudkan Lingkungan Asri

    Follow Us

    Recommended Posts

    Soal Jembatan Waluran Bojong, Masa Aksi Kepung Kantor DPRD Pandeglang
    Suhardiman Paparkan Potensi Wisata Kuansing ke Menparekraf Sandiaga Uno
    Cegah Radikalisme, Dukuh Banyurowo Sulang Dicanangkan Sebagai Kampung Pancasila
    Danrem 082/CPYJ Tinjau Lokasi TTMD Di Desa Kaligede Kodim 0811 Tuban
    Launching RUTILAHU Dan Zoom Meeting Bersama Pangdam V/Brawijaya Di wilayah Kodim 0811 Tuban